Nelayan Indonesia Jadi Pahlawan dalam Kebakaran Hutan Korsel, KBRI Berikan Respons Positif

kepalabatu By kepalabatu April 2, 2025

Jakarta, Indonesia – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul memberikan respons terkait aksi heroik nelayan Indonesia, Sugiyanto, yang menggendong warga Korea Selatan saat kebakaran hutan melanda negara itu.

Wakil Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Zelda Wulan Kartika, mengungkapkan bahwa pihak KBRI telah memberikan apresiasi kepada Sugiyanto atas tindakannya.

“Kita sudah menghubungi Pak Sugiyanto yang telah menyelamatkan sejumlah penduduk desa dari bencana kebakaran,” kata Zelda kepada CNNIndonesia.com, Rabu (2/4).

Zelda menambahkan, “Intinya KBRI menyampaikan apresiasi atas tindakan luhurnya dan memastikan yang bersangkutan dalam kondisi yang baik dan aman.”

Zelda juga menyatakan bahwa tindakan Sugiyanto perlu dicontoh oleh pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri.

“Tindakan Pak Sugiyanto itu perlu dicontoh oleh pekerja migran Indonesia maupun seluruh WNI yang berdomisili di Korea Selatan dan di manapun berada,” ucapnya.

Hingga kini, KBRI belum dapat bertemu dengan Sugiyanto secara langsung karena lokasi tempat tinggalnya yang cukup jauh dari Seoul. Namun, Zelda memastikan bahwa tempat tinggal Sugiyanto aman dan tidak terdampak kebakaran. Sugiyanto juga melanjutkan aktivitasnya seperti biasa dengan melaut.

Sebelumnya, aksi Sugiyanto yang menyelamatkan warga Korsel saat kebakaran hutan menjadi sorotan media dan viral di media sosial.

Kebakaran hutan melanda Uiseong, Korea Selatan, pada akhir Maret lalu. Api menyebar ke desa-desa sekitar, termasuk Chuksan-myeon. Sugiyanto bergabung dengan kepala desa, Yoo Myung Shin, untuk mengingatkan dan memandu warga desa melakukan evakuasi.

Sekitar pukul 23.00 waktu setempat, mereka mengetuk setiap pintu rumah warga yang tertidur untuk evakuasi. Sugiyanto dan Yoo Myung Shin kemudian menggendong warga lanjut usia dan berlari sekitar 300 meter menuju titik evakuasi. Desa tersebut terletak di lereng pantai, membuat para lansia kesulitan melarikan diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *